@ [code]

Info Sekitar Kita

Sedikit tentang Apa itu Paket Filtering ?

Written By Unknown on 7 November 2010 | 17.17.00

image Sistem pada paket filtering merupakan sistem yang digunakan untuk mengontrol keluar, masuknya paket dari antara host yang didalam dan host yang yang diluar tetapi sistem ini melakukannya secara selektif. Sistem ini dapat memberikan jalan atau menghalangi paket yang dikirimkan, sistem ini sangat mengkitalkan arsitektur yang disebut dengan ‘Screened Router’. Router ini menjadi filter dengan menganalisa bagian kepala dari setiap paket yang dikirimkan. Karena bagian kepala dari paket ini berisikan informasi penting yaitu :

  • IP source address.
  • IP destination address.
  • Protocol (dengan melihat apakah paket tersebut berbentuk TCP, UDP atau ICMP).
  • Port sumber dari TCP atau UDP.
  • Port tujuan dari TCP atau UDP.
  • Tipe pesan dari ICMP.
  • Ukuran dari paket

Cara Kerja Sistem Packet Filtering ini adalah mengawasi secara individual dengan melihat melalui router, sedangkan router yang telah dimaksud adalah sebuah perangkat keras yang dapat berfungsi sebagai sebuah server karena alat ini harus membuat keputusan untuk me-rout seluruh paket yang diterima. Alat ini juga harus menentukan seperti apakah pengiriman paket yang telah didapat itu kepada tujuan yang sebenarnya. Dalam hal ini router  tersebut  saling  berkomunikasi  dengan protokol-protokol untuk me-rout. Protokol yang dimaksudkan adalah Routing Information Protocol (RIP) atau Open Shortest Path First (OSPF) yang menghasilkan sebuah table routing. Tabel routing itu menunjukkan kemana tujuan dari paket yang diterima. Router yang menjadi filter pada packet filtering dapat menyediakan sebuah  choke point  (sebuah  channel  yang  sempit  yang  sering digunakan untuk dipakai oleh penyerang sistem dan tentu saja dapat dipantau juga dikontrol oleh kita) untuk semua pengguna yang memasuki dan meninggalkan network. Karena sistem ini beroperasi ditingkat Network Layer dan Transport Layer dari tingkatan protokol pada tingkatan pada  Transmission Control Protocol  (TCP/IP). Bagian kepala dari  network  dan  transport mengawasi informasi-informasi berikut: 

  • Protokol (IP header, pada network layer); didalamnya byte 9 mengidentifikasikan protokol dari paket.

  • Source address (IP header, pada network layer); alamat sumber merupakan alamat IP 32 bit dari host yang menciptakan oleh paket.

  • Destination address (IP header, pada network layer); alamat tujuan yang berukuran 32 bit dari host yang menjadi tujuan dari paket.

  • Source port (TCP atau UDP header, pada transport layer); pada setiap akhir dari koneksi TCP atau UDP tersambung dengan sebuah port, Walaupun port-port TCP terpisah dan cukup jauh dari port-port  user datagram protocol  (UDP).  Port-port  yang  mempunyai nomor dibawah 1024 diterbalikan karena nomor-nomor ini telah didefinisikan secar khusus, sedangkan untuk port-port yang bernomor diatas 1024 (inklusif) lebih dikenal dengan port ephermal. Konfigurasi dari nomor pengalamatan ini diberikan sesuai dengan pilihan dari vendor.

  • Destination port  (TCP  atau  UDP  header,  transport layer); nomor  port  dari  tujuan mengindikasikan port yang dikirimi paket. Servis yang akan diberikan pada sebuah host dengan mendengarkan port. Adapun port yang difilter adalah 20/TCP dan 21/TCP untuk koneksi ftp atau data, 23/TCP untuk telnet, 80/TCP untuk http dan 53/TCP untuk zona transfer DNS.

  • Connection  status  (TCP  atau  UDP  header,  transport layer); status dari koneksi memberitahukan apakah paket yang dikirim merupakan paket pertama dari sesi di network. Jika paket merupakan paket pertama maka pada TCP header diberlakukan ‘false’ atau 0 dan untuk mencegah sebuah  host  untuk  mengadakan  koneksi  dengan  menolak  atau membuang paket yang mempunyai bit set ‘false’ atau 0.

Dah, itu dulu ya.., semoga bermanfaat.. :D

17.17.00 | 0 komentar | Read More

Mengenal apa itu iptables ?

image - Apa itu iptables?

iptables adalah suatu tools dalam sistem operasi linux yang berfungsi sebagai alat untuk melakukan filter (penyaringan) terhadap (trafic) lalulintas data. Secara sederhana digambarkan sebagai pengatur lalulintas data. Dengan iptables inilah kita akan mengatur semua lalulintas dalam komputer kita, baik yang masuk ke komputer, keluar dari komputer, ataupun traffic yang sekedar melewati komputer kita.

- Gimana perintahnya?

iptables [–t tables] [option] [rule] [target]

Contohnya:

iptables –P FORWARD ACCEPT

- Apa saja yang bisa dilakukan dengan iptables?

Dengan kemampuan tools iptables ini, kita bisa melakukan banyak hal dengan iptables. Yang paling penting adalah bahwa dengan iptables ini kita bisa membuat aturan (rule), untuk arus lalulintas data. Aturan aturan itu dapat mencakup banyak hal, seperti besar data yang boleh lewat, jenis paket/datagram yang dapat diterima, mengatur trafic berdasar asal dan tujuan data, forwarding, nat, redirecting, pengelolaan port, dan firewall.

- Bagaimana gambaran lalulintas dalam sistem jaringan.

Lalu lintas dalam sistem jaringan digambarkan sebagai berikut

1. Data masuk ke dalam sistem komputer bisa melalui banyak jalan, biasanya melalui network interface. Bisa berupa card dan dapat pula berupa wifi lan atau yang lain. Setelah masuk sistem, maka data tersebut akan segera masuk ke dalam decission maker, yang menentukan bahwa data itu akan di proses ke dalam komputer (input) atau akan di lewatkan (forward).
2. Setelah data masuk jika data tersebut mendapatkan rantai FORWARD maka akan segera masuk dalam aturan dalam rule FORWARD tersebut.
3. Jika data masuk ke dalam rantai input, maka data akan mengalami rule

Perlakuan apa saja yang dialami data oleh iptables?

Perlakuan yang dialami oleh data/paket data oleh iptables digambarkan melalui tabel. Macam tabelnya adalah:
1. Filter : tabel default yang ada dalam penggunaan iptables
2. NAT : tabel ini digunakan untuk fungsi NAT, redirect, redirect port
3. Mangle : tabel ini berfungsi sebagai penghalus proses pengaturan paket

Bagaimana kita bisa peroleh informasi tentang iptables tersebut di dalam sistem operasi linux?

Kita bisa peroleh info tentang iptables, dengan cara mengetikkan:

man iptables
atau
iptables –help

Perintah man adalah untuk mendapatkan manual penggunaaan dari iptables ini. Sedangkan help adalah untuk mendapatkan informasi help dari iptables tersebut.

- OPTION
Option terdiri dari command, dan parameter serta opsi tambahan

- COMMAND
Command dan rule yang dipasang pada iptables (firewall) memiliki ketentuan. Pada dasarnya iptables pada komputer dianggap sebagai TABEL IP sesuai dengan namanya. System hanya akan menjalan rule yang ada pada tabel. Sedangkan rule yang sudah ada pada iptables juga dapat di hapus atau di replace dengan rule lain. Berikut beberapa command untuk penambahan, penghapusan dan operasi sejenisnya yang akan diperlakukan terhadap rule.

Daftar  Perintah berikut keterangan

-A atau –append Melakukan penambahan rule
-D atau –delete Melakukan penghapusan rule
-R atau –replace Melakukan replacing rule
-L atau –list Menampilkan ke display, daftar iptables
-F atau –flush Menghapus daftar iptables/pengosongan
-I atau –insert Melakukan penyisipan rule
-N atau –new-chain Melakukan penambahan chain baru
-X atau –delete-chain Melakukan penghapusan chain
-P atau –policy Memberikan rule standard
-E atau –rename Memberikan penggantian nama
-h atau –help Menampilkan fasilitas help

Parameter
Parameter iptables digunakan sebagai pelengkap yang diperlukan untuk tujuan spesifikasi rule tersebut

Parameter berikut Keterangan
-p, –protocol (proto) Parameter ini untuk menentukan perlakuan terhadap protokol
-s, –source (address) –-src Parameter untuk menentukan asal paket
-d, –destination (address) –-dst Parameter untuk menentukan tujuan paket
-j, –jump (target)
-g, –goto (chain)
-i, –in-interface Masuk melalui interface (eth0, eth1 dst)
-o, –out-interface
[!] -f, –fragment
-c, –set-counters
–sport
–source-port Menentukan port asal
–dport
–destination-port Menentukan port tujuan
–tcp-flags Menentukan perlakuan datagram
–syn

Selanjutnya apa itu yang disebut dengan chain?
Chain/rantai digambarkan sebagai jalur aliran data. Chains yang diperlukan untuk iptables ini antara lain:

Chain berikut Keterangan
FORWARD Route packet akan di FORWARD tanpa di proses lanjut di local
INPUT Route packet masuk ke dalam proses lokal sistem
OUTPUT Route packet keluar dari local sistem
PREROUTING Chain yang digunakan untuk keperluan perlakuan sebelum packet masuk route. Biasanya dipakai untuk proses NAT
POSTROUTING Chain yang digunakan untuk keperluan perlakuan sesudah packet masuk route. Biasanya dipakai untuk proses NAT

Chain PREROUTING dan POSTROUTING dimaksudkan sebagai jalur data sebelum dan sesudah data tersebut masuk ke dalam route.
PREROUTING: data sebelum masuk jalur route, akan di kenakan rule
POSTROUTING: data sebelum masuk akan dikenakan route

Apakah target itu?
Target adalah tujuan perlakuan terhadap rule. Pada target ini terletak keputusan, paket data mau diapakan, apakah mau di tolak, atau diteruskan atau diolah terlebih dahulu. Berikut daftar table target iptables

Target berikut Keterangan
ACCEPT Rantai paket tersebut diterima dalam rule
DROP Rantai paket tersebut “dijatuhkan”
REJECT Rantai paket tersebut ditolak seperti DROP
DNAT Rantai paket di “destination nat” kan ke address lain
SNAT Rantai paket di arahkan ke source nat tertentu
REDIRECT Rantai paket di redirect ke suatu addres dan port tertentu
MASQUERADE Bekerja seperti SNAT tapi tidak memerlukan source
REJECT Bekerja seperti DROP

Contoh beberapa kasus untuk iptables

Misalkan terdapat sebuah jaringan komputer menggunakan koneksi internet dengan IP ADDRESS publik
222.124.132.91 (eth0)
Server gateway memiliki 3 anak jaringan (jaringan lokal) dengan dibedakan subnet

192.168.0.0/24 (eth1)
192.168.1.0/24 (eth2)
192.168.10.0/24 (eth3)

Kondisi dalam jaringan, eth3 tidak diperbolehkan melakukan akses ke internet tetapi diperbolehkan masuk ke jaringan lokal lainnya melalui protokol http. Sedangkan eth1 dan eth2 diperbolehkan melakukan akses ke internet. Pada IP ADDRESS 192.168.1.10 terdapat webserver, dan pada IP Address 192.168.1.12 terdapat koleksi intranet yang akan dipublish ke internet. Disamping itu, koneksi internet 1 mega tersebut akan di share, untuk semua komputer di eth2 akan dibatasi pemakaiannya maksimal 10kbps. Berikut contoh sederhana routin firewallnya

#/bin/bash

#blok semua address (default), pada dasarnya semua akses di blok
iptables –P INPUT –j DROP
#bersihkan table
iptables –F
iptables –t nat –F
iptables –t mangle -F
#perkecualian dengan syarat tertentu
iptables -A INPUT -d 192.168.1.0/24 -m limit –limit 10/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m limit –limit 10/s –limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.0.0/24 –j MASQUERADE
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.1.0/24 –j MASQUERADE
#forward webserver dan intranet
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 80 -j DNAT –to 192.168.0.10:80
iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 88 -j DNAT –to 192.168.0.12:80
#redirect ke squid
iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.1/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
==============================================================

Semoga bermanfaat

13.38.00 | 1 komentar | Read More

Mengenal tanda bib pada mainboard, sebagai deteksi awal kerusakan pada komputer.

Written By Unknown on 24 Oktober 2010 | 19.41.00

imageBagi anda yang memperhatikan pc anda ketika sedang booting, mungkin anda pernah mendengar suatu bunyi kecil yang dihasilkan oleh speaker internal di dalam cpu.
Sebenarnya bunyi-bunyian tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mendeteksi kerusakan pada sebuah komputer. Suara yang dihasilkan tersebut sebenarnya merupakan suatu peringatan atau indikator yang diberikan oleh pc kita. Suara tersebut sering disebut juga sebagai kode dalam diagnosis BIOS. Saat komputer dihidupkan, BIOS melakukan POST. POST diperlukan untuk memastikan bahwa sistem berfungsi sebagaimana mestinya dan juga mencari informasi mengenai hardware apa saja yang ada pada komputer. Saat BIOS mendeteksi ada masalah saat POST, BIOS akan mengirim pesan kesalahan (error message).
Pada beberapa kasus, masalah tersebut dapat dideteksi lebih awal sehingga BIOS tidak dapat mengakses video card dan tidak dapat menampilkan pesan kesalahan tersebut. Jika seperti ini yang terjadi, BIOS akan mengeluarkan suara ‘bip’ yang memiliki pola tertentu yang sesuai dengan kesalahan yang diidentifikasinya.

Suara ‘bip’ tunggal saat proses booting setelah tampilnya pesan startup pada monitor adalah normal dan tidak ada kegagalan. ‘Bip’ yang dimaksud di sini adalah yang dihasilkan pada saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi apapun yang ditampilkan pada layar. Kode ‘bip’ dari BIOS ini bergantung dari tipe dan versi dari BIOS yang Anda miliki.

Berikut beberapa arti dari kode bip yang dihasilkan oleh pc kita ;

Untuk mainboard dengan BIOS Award dan BIOS Phoenix :

* Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem Normal.
* Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 1 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA Card.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard atau pada VGA Card.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 9 kali : Kerusakan/kesalahan pada ROM
* Bunyi bip panjang berkali-kali : Kerusakan/kesalahan Pada DRAM, DRAM tidak terpasang dengan benar, atau DRAM tidak kompatibel dengan mainboard.
* Bunyi bip pendek berkali-kali : Tenaga pada power supply tidak cukup, segera ganti power supply.

Untuk mainboard dengan BIOS AMI :
* Tidak ada bunyi bip : Kerusakan/kesalahan pada mainboard, powersupply, atau speaker internal.
* Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem normal.
* Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
* Bunyi bip pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 2 kali.
* Bunyi bip pendek 4 kali : Kesalahan tanggal dan waktu pada sistem.
* Bunyi bip pendek 5 kali : Kerusakan pada prosesor/mainboard.
* Bunyi bip pendek 6 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard.
* Bunyi bip pendek 7 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 5 kali.
* Bunyi bip pendek 8 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA.
* Bunyi bip pendek 9 kali : Kesalahan pada saat checksum rom.
* Bunyi bip pendek 10 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
* Bunyi bip pendek 11 kali : Kerusakan/kesalahan pada Cache Memory.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kesalahan pada saat memory test.
* Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 8 kali : Kesalah pada saat pengecekan VGA.

Nah.., selain dengan kode-kode diatas, ada beberapa pedoman yang umum yang dapat digunakan untuk setiap BIOS. Pedoman umum ini hanya dapat digunakan untuk kesalahan yang terdeteksi sebelum dan saat Power On Self Test. Anda sudah mengenal prosedur yang dilakukan komputer saat ia mulai dihidupkan, dan ini akan sangat membantu dalam mendiagnosis kesalahan.
Pertama kali saat komputer dihidupkan, power supply akan mengirimkan daya kesemua komponen. Nah, kalau saat dinyalakan tidak ada reaksi apapun, cobalah cek power supply internal yang terletak di komputer Anda. Untuk melihatnya jalan atau tidak, pasanglah LED (light emitting diode) yang dapat Anda beli di toko elektronika pada POWER LED konektor. Jika nyala, artinya power supply masih hidup. Kemudian, jika semua komponen sudah mendapat daya yang cukup, prosesor akan bekerja mencari instruksi. Ia akan mencari instruksi ini pada ROM BIOS.
Untuk prosesor, kemungkinannya adalah panas yang berlebih akibat overclock atau posisi tidak sempurna. Untuk BIOS, kemungkinannya kecil bahwa letak chip BIOS tidak sempurna. Cek BIOS di komputer kawan Anda. Beberapa virus sudah mampu merusak program BIOS. Jadi,waspadalah. Jika POST mau berlanjut tapi tidak selesai, kemungkinan besar masalah ada pada motherboard. Nah, untuk yang ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:

1. Jika PC tidak mau booting sama sekali, pastikan bahwa komponen minimum sudah terpasang, yaitu prosesor, memori terisi dengan tepat, video card, dan sebuah drive, dan pastikan semua komponen ini terpasang dengan benar. Komponen yang tersolder tidak boleh ada yang hilang.

2. Lepaskan komponenkomponen yang tidak wajib, seperti kartu ekspansi, periferal eksternal seperti printer, scanner, dan lainlain, karena pemasangan yang tidak benar dapat menyebabkan I/O error. Kemudian hidupkan sistem, dan coba pasang satu persatu kartu-kartu tersebut untuk mengujinya.

3. Cek ulang setting jumper pada motherboard. Pastikan tipe prosesor, bus speed, multiplier, dan jumper tegangan. Juga pastikan jumper BIOS berada pada posisi semestinya.

4. Ubah setting BIOS ke setting default untuk memastikan bahwa problem tidak terletak pada setting BIOS yang berlebihan. Contohnya, turunkan read/write access time memori dan hard disk.

5. Cek semua koneksi kabel pada motherboard sudah benar.

6. Cek apakah ada komponen yang mengalami panas berlebih. Jika ada, ubah setting pada BIOS dan jumper ke setting yang lebih rendah.

Oh ya.., untuk penanganan atau tindak lanjut dari beberapa kode bip ditas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Untuk kasus 1, 2, atau 3 kali bunyi bip, cobalah perbaiki posisi memori dahulu. Jika masih terjadi, ada kemungkinan memori rusak. Ganti dengan yang baru.

Untuk 4,5,7, atau 10 kali bip, motherboard rusak dan harus direparasi atau diganti.

Untuk 6 kali bip, coba perbaiki posisi chip keyboard controller. Jika masih ada error, gantilah chip keyboard tersebut.

8 kali bip menandakan memori error pada video adapter. Ganti video card atau memori pada video card.

9 kali bip menandakan kegagalan chip BIOS. Biasanya bukan disebabkan oleh posisi yang kurang sempurna.

11 kali bip, ganti cache memory Anda. AWARD BIOS AWARD lebih menyukai pesan lewat monitor. Tapi ada saatnya video card tidak berfungsi dan pesan ditampilkan menggunakan kode bip tersebut. Oleh karena itu, kode bip pada BIOS tipe ini lebih sedikit. Kode bip pada BIOS ini juga seperti tanda morse, mengkombinasikan bip panjang dan pendek.

1 bip panjang: masalah pada memori. Kemungkinannya adalah memori tidak terpasang dengan benar, atau juga chip memori rusak. Bisa juga berhubungan dengan kerusakan pada motherboard.

1 bip panjang, dan 2 bip pendek: kesalahan pada sistem video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menuliskan pesan error ke layar. Ada beberapa kemungkinan. Anda memasang video card ke sistem yang sudah ada video card on boardnya. Atau Anda menggunakan IRQ yang sudah terpakai untuk video card tersebut sehingga terjadi konflik. Kemungkinan lain, video card tidak terpasang dengan benar.

1 bip panjang, dan 3 bip pendek : sama seperti diatas, ada kesalahan pada video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menampilkan pesan kesalahan ke layar.
Sedangkan untuk suara bip yang sambung menyambung: dapat disebabkan oleh memori atau video card.
 

:: Semoga bermanfaat Open-mouthed smile

19.41.00 | 0 komentar | Read More

Penjelasan paket - paket mikrotik OS

Written By Unknown on 20 Oktober 2010 | 21.23.00

Mikrotik adalah Router yang bersifat modular dimana kita bisa menambahkan fitur dengan menambahkan modul yang sesuai. Jika anda melihat screenshoot instalasi mikrotik maka anda akan lihat ada banyak modul disana. Untuk menentukan modul mana yang sesuai kebutuhan jaringan anda, berikut adalah penjelasannya yang saya ambil dari Wiki.mikrotik.com.
Package Features
advanced-tools Advanced tool berisi tool tool jaringan seperti Ping, traceroute IP scan dan tool bantu lainnya
calea Kurang begitu tahu, tapi sepertinya dipakai untuk digital forensik jika terjadi insiden di jaringan (Hacking?)
dhcp Dynamic Host Control Protocol client and server, Paket yang menangani pemberian IP Secara dinamisi kepada client.
gps Paket pendukung GPS.
hotspot HotSpot user management, dipakai untuk menangani user Hotspot.
ipv6 Paket untuk mendukung IPv6 di Router
mpls Multi Protocol Labels Switching support,
multicast Protocol Independent Multicast - Sparse Mode; Internet Group Managing Protocol - Proxy.
ntp Network protocol client and service, Server untuk menangani sinkronisasi waktu dalam jaringan.
ppp Paket yangberhubungan dengan Modem.
routerboard paket spesifik untuk routerboard. hardware Dari Mikrotik, jika anda memakai PC, jangan diinstall paket ini.
routing paket untuk menangai dinamik routing. Jika anda hanya memakai untuk keperluan warnet
security IPSEC, SSH, Secure WinBox, Dipakai untuk mengamankan komunikasi  saat mengakses mikrotik
system akat dasar yang berisi  static routing, ip addresses, sNTP, telnet, API, queues, firewall, web proxy, DNS cache, TFTP, IP pool, SNMP, packet sniffer, e-mail send tool, graphing, bandwidth-test, torch, EoIP, IPIP, bridging, VLAN, VRRP etc.). Also, for RouterBOARD platform – MetaROUTER | Virtualization
ups (mipsle, mipsbe, ppc, x86) Untuk Memonitor UPS
user-manager (mipsle, mipsbe, ppc, x86) MikroTik User Manager, paket untuk menangani user yang mengakses Router Mikrotik.
wireless (mipsle, mipsbe, ppc, x86) wireless interface, berisi driver wireless sperti Atheros
arlan (x86) legacy Aironet Arlan support
isdn (x86) ISDN support
lcd (x86) LCD panel support
radiolan (x86) RadioLan cards support
synchronous (x86) FarSync support
xen ( discontinued x86) XEN Virtualization
kvm (x86) KVM Virtualization
routeros-mipsle (mipsle) combined package for mipsle (RB100, RB500) (includes system, hotspot, wireless, ppp, security, mpls, advanced-tools, dhcp, routerboard, imv6, routing)
routeros-mipsbe (mipsbe) paket kombinasi untuk  mipsbe (RB400) (includes system, hotspot, wireless, ppp, security, mpls, advanced-tools, dhcp, routerboard, imv6, routing)
routeros-powerpc (ppc) paket kombinasi untuk  powerpc (RB300, RB600, RB1000) (includes system, hotspot, wireless, ppp, security, mpls, advanced-tools, dhcp, routerboard, imv6, routing)
routeros-x86 (x86) paket kombinasi untuk  x86 (Intel/AMD PC, RB230) (includes system, hotspot, wireless, ppp, security, mpls, advanced-tools, dhcp, routerboard, imv6, routing)
mpls-test Multi Protocol Labels Switching support, Paket untuk melakukan pengetesan MPLS
routing-test “ routing protocols (RIP, OSPF, BGP) test
Jika anda bingung dengan banyaknya paket saat menginstall, pilih saja paket System, DHCP, advanced tool, hotspot,security, user manager. Itu sudah lebih dari cukup untuk keperluan anda.

Kalau ada yang ketinggalan, mohon dilengkapi ya.. :D
21.23.00 | 1 komentar | Read More

Sekilas tentang AMD dan Intel

Written By Unknown on 19 Oktober 2010 | 06.03.00

canvas Perang besar antara AMD dan Intel telah menuju ke arah yang serius, hal ini dibuktikan dengan ditempel ketatnya intel yang diketahui sebagai penguasa di dunia processor oleh AMD. Dalam perang kali ini akan dibahas apa itu Dual Core…
Dual Core : Dua inti micro processor yang digabungkan dalam suatu paket processor. Jadi komputer dengan processor dual core “hampir” sama dengan dua buah processor.

Dual Channel : Arsitektur pada DDR yang secara efektif menggandakan kekuatan data pada FSB dari RAM ke memory controller. Dual Channel memungkinkan memory controller memanfaatkan dua channel data 64 bit, sehingga menghasilkan total bandwitdh 128 bit.

KECEPATAN selalu jadi acuan dari sebuah prosesor pada sebuah motherboard. Namun, kepuasan pengguna dan tuntutan kerja yang semakin beragam maka kerja prosesor kini dituntut lebih, yaitu melakukan apa yang dinamakan multi- threading. Dalam artian, selain mempunyai kecepatan yang memadai seperti yang telah terwujud pada single prosessor, prosesor tersebut juga dituntut bekerja dengan berbagai pekerjaan tapi dikerjakan dalam satu waktu secara bersamaan. Misalnya saat kita melakukan sebuah pekerjaan seperti melakukan aktivitas pengetikan atau sambil menyusun materi untuk presentasi, sementara itu pada aplikasi lainnya kita juga tengah melakukan ripping audio CD ke format lain ataupun nge-burn data pada CDRW, bahkan men-download dari situs internet. Biasanya pada sistem yang menggunakan prosesor single core, kita akan merasakan sejumlah task komputasi yang dilakukan berbarengan oleh sistem, maka akan berlangsung sangat lambat, bahkan bisa menyebabkan sistem mengalami hang.
Melihat kebutuhan pengguna komputer pada kerja multi-threading seperti yang digambarkan di atas, kini dua vendor terkemuka yaitu Intel dan AMD sudah mengatisipasinya dengan meluncurkan prosesor dengan kerja ganda yaitu processor dual core  atau bahkan untuk yang akan datang bisa multi core, itel sendiri telah mengembangkan processor dore 2 duo, core 2 quad, core 2 extreme, dan core i7. Pada sistem yang menggunakan prosesor dual core ini, task komputasi yang dilakukan sistem akan tetap berlangsung normal.

Pada prosesor dual core ini akan terjadi penggabungan dua prosesor beserta cache, namun dalam satu kemasan chip atau integrated circuit (IC). Keuntungan dual core terutama pada cache coherency. Dengan dual core, komunikasi antara kedua die dapat dilakukan pada clock rate yang lebih tinggi dibandingkan jika memanfaatkan bus di luar chip.

Namun, di balik kelebihannnya tersebut, dual core bukan tanpa kekurangan. Di antara kekurangan itu misalnya membutuhkan operating system (OS) yang mampu mengoptimalkan kinerjanya. Setidaknya kemampuan OS untuk mengoptimalkan SMP (symmetric multi-processing). Selain itu, dibutuhkan juga aplikasi yang sudah mendukung pengoptimalan prosesor ini.

Secara teknis pun dapat dikatakan, dual core sebenarnya tidak akan membuat detak komputer (clock speed) jadi lebih cepat daripada prosesor single core yang mempunyai clock speed tinggi. Dual core hanya akan meningkatkan operasional pengguna PC saja.

Bicara prosesor, tentu tak bisa dilepaskan dari adanya perang pasar AMD dan Intel. Perseteruan tersebut rupanya bakal terus berlanjut tidak hanya di katagori single core processor, tapi juga di kelas dual core. Bahkan mungkin bakal berlanjut di prosesor masa depan yaitu multi core. Sebenarnya, sebelum kedua perusahaan ini ramai-ramai meluncurkan prosesor dual core-nya, IBM lebih dahulu memproduksi dual core CPU, yaitu IBM POWER4. Namun, para pengguna komputer di tanah air–untuk urusan prosesor–lebih akrab dengan nama yang dikeluarkan oleh Intel dan AMD.

Prosesor dual core AMD
Untuk prosesor berbasis deskstop pada model dual core ini, AMD pertama kali meluncurkan prosesor dengan nama Athlon 64 X2. Dengan masing-masing core diperkuat 64K L1 intruction cache dan 64 K L1 data cache.

Untuk komunikasi kedua core AMD X2 tersebut akan berkomunikasi secara langsung melalui system request queue dan crossbar yang akan menghubungkannya dengan onchip memory controller dan Hyper-Transport I/O. Dengan desain arsitektur seperti ini, lebih memungkinkan kedua prosesor pada masing-masing core dapat secara optimal memanfaatkan resource yang tersedia. Tanpa terhambat oleh batasan, seperti katakanlah sistem bus. Ini juga akan memperkecil latency karena semua yang disebut tadi masih terletak dalam satu chip.

Varian dari jajaran AMD Athlon 64 X2 tersebut antara lain Athlon 64 X2 4200+ (2,2GHz) dengan L2 cache 512KB; Athlon 64 X2 4400+ (2,2GHz) dengan L2 cache 1024KB; Athlon 64 X2 4600+ (2,4 GHz) dengan L2 cache 512KB dan X2 4800+ (2,4 Ghz). Perbedaan dari masing-masing varian, selain pada clock speed, juga pada ukuran L2 cache yang tersedia.
Sedangkan untuk dual core yang diperuntukkan untuk server baru-baru ini AMD mengeluarkan tiga model prosesor dual core Opteron ke pasaran. Tiga varian terbaru dari AMD itu adalah model 885, yang dirancang hingga 8 jalur dan 16 server enterprise. Model 285 digunakan untuk 2 jalur serta 4 workstation dan server. Sedangkan untuk model 185, digunakan untuk 1 jalur, 2 server dan workstation.

Prosesor dual core Intel
Prosesor dual core dari Intel untuk desktop diluncurkan dengan nama kode Smithfield yang memiliki kecepatan 3.2 GHz dengan masing-masing core dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB. Chip yang dinamai Pentium D tersebut memiliki kecepatan clock jauh lebih rendah dari CPU core tunggal 3.8 GHz, seperti seri 570 dan 670.
Untuk itu, pada Intel Pentium D juga dilakukan peningkatan branch prediction unit. Dengan memperbaiki kinerja branch prediction unit, akan membuat prosesor dapat bekerja secara optimal dan memperkecil kemungkinan kesalahan.

Fungsi hyper-threading tidak ditinggalkan begitu saja untuk prosesor Smithfield ini. Namun, ini hanya akan tersedia untuk prosesor desktop versi high end dari Intel dan tidak akan menemukannya pada setiap prosesor Smithfield, yakni Intel Pentium D 840 (3,2 GHz), Intel Pentium D 830 (3,0 GHz), dan 820 (2,8 GHz).

Tidak hanya itu, untuk pemakai desktop client sebagai penerusnya, Intel memperkenalkan prosesor dual core dengan kode Presler dengan total cache 4 MB yang masing-masing core memiliki cache L22 MB. Rencananya prosesor ini diproduksi dengan teknologi proses 65nm.

Untuk komputer yang berbasis server DP (dual processing) Intel bakal meluncurkan dua tipe terbarunya yang merupakan penerus dari prosesor Intel Xeon, yaitu prosesor dual core dengan kode Dempsey dan Sossaman dengan masing-masing cache L22 MB independent.
06.03.00 | 0 komentar | Read More